Ujian Akhir Semester (UAS) merupakan salah satu tolok ukur pencapaian belajar siswa selama satu semester penuh. Bagi siswa Kelas 7 Kurikulum 2013, mata pelajaran Bahasa Indonesia memegang peranan penting dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, bersastra, dan berekspresi. Menghadapi UAS Bahasa Indonesia semester 2, persiapan yang matang adalah kunci utama untuk meraih hasil yang optimal. Artikel ini akan menyajikan kumpulan contoh soal UAS Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Kurikulum 2013, dilengkapi dengan penjelasan mendalam untuk membantu siswa memahami konsep-konsep yang diujikan.
Pentingnya Memahami Materi Semester 2
Semester 2 untuk Bahasa Indonesia Kelas 7 Kurikulum 2013 biasanya mencakup berbagai topik menarik dan relevan dengan kehidupan siswa. Materi-materi ini dirancang untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan komunikasi, dan menumbuhkan apresiasi terhadap karya sastra. Beberapa topik utama yang umumnya dibahas meliputi:

- Teks Deskripsi: Kemampuan mendeskripsikan objek, tempat, atau peristiwa secara rinci dan hidup.
- Teks Narasi (Cerpen): Memahami unsur-unsur intrinsik cerpen, serta mampu menganalisis alur, penokohan, latar, dan tema.
- Teks Prosedur: Memahami dan membuat instruksi yang jelas dan runtut untuk melakukan suatu kegiatan.
- Puisi: Mengenal jenis-jenis puisi, memahami makna tersirat, dan unsur-unsur keindahan bahasa dalam puisi.
- Kaidah Kebahasaan: Penggunaan ejaan, tanda baca, imbuhan, kalimat efektif, dan pilihan kata yang tepat.
- Keterampilan Menulis: Menulis paragraf deskripsi, narasi singkat, atau prosedur sederhana.
- Keterampilan Membaca: Memahami informasi tersurat dan tersirat dari berbagai jenis teks.
Dengan memahami cakupan materi ini, siswa dapat lebih terarah dalam belajarnya. Mari kita telaah beberapa contoh soal yang mewakili berbagai tipe dan tingkat kesulitan.
Bagian I: Pilihan Ganda
Bagian pilihan ganda bertujuan untuk menguji pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dasar, fakta, dan kemampuan analisis cepat.
Soal 1 (Teks Deskripsi)
Perhatikan kutipan teks deskripsi berikut:
"Pantai Senggigi membentang indah dengan pasir putihnya yang halus, seolah permadani lembut yang terhampar di tepi Samudra Hindia. Air lautnya jernih kebiruan, memantulkan gradasi warna yang memukau. Di kejauhan, siluet Gunung Rinjani menjulang gagah, menambah keanggunan pemandangan."
Objek yang dideskripsikan dalam kutipan teks tersebut adalah…
A. Gunung Rinjani
B. Samudra Hindia
C. Pasir Pantai
D. Pantai Senggigi
Pembahasan:
Kutipan teks tersebut secara keseluruhan menggambarkan keindahan sebuah pantai. Kata kunci seperti "Pantai Senggigi membentang indah," "pasir putihnya yang halus," dan "Air lautnya jernih kebiruan" secara jelas merujuk pada objek utama yaitu Pantai Senggigi. Pilihan A, B, dan C adalah bagian dari deskripsi pantai, namun bukan objek utamanya.
Soal 2 (Teks Narasi – Cerpen)
Dalam sebuah cerita, tokoh yang menjadi pusat perhatian dan mengalami perubahan nasib disebut…
A. Tokoh sampingan
B. Tokoh utama
C. Tokoh antagonis
D. Tokoh figuran
Pembahasan:
Dalam struktur cerita naratif, tokoh utama adalah karakter sentral yang menjadi fokus cerita. Tokoh ini biasanya mengalami perkembangan karakter atau perubahan dalam jalan cerita. Tokoh sampingan atau figuran mendukung peran tokoh utama, sementara tokoh antagonis adalah lawan dari tokoh utama.
Soal 3 (Teks Prosedur)
Urutan langkah yang benar dalam membuat secangkir kopi instan adalah…
- Siapkan cangkir dan sendok.
- Tuang bubuk kopi ke dalam cangkir.
- Masukkan gula secukupnya.
- Tuang air panas ke dalam cangkir.
- Aduk hingga rata.
Urutan yang tepat adalah…
A. 1, 2, 3, 4, 5
B. 1, 2, 4, 3, 5
C. 2, 1, 3, 4, 5
D. 1, 3, 2, 4, 5
Pembahasan:
Langkah pertama yang logis adalah menyiapkan alat dan bahan. Setelah cangkir disiapkan (1), baru bubuk kopi dan gula dimasukkan (2 dan 3). Kemudian, air panas dituang (4), dan terakhir diaduk (5). Urutan yang paling runtut adalah 1, 2, 3, 4, 5 atau bisa juga 1, 2, 4, 3, 5 jika gula dimasukkan setelah air dituang. Namun, opsi A menyajikan urutan yang paling umum dan logis. Opsi B juga memungkinkan, namun dalam konteks umum, gula seringkali dimasukkan bersama bubuk kopi. Opsi C dan D kurang tepat karena urutan mempersiapkan bahan dan mencampurnya tidak sesuai.
Soal 4 (Puisi)
"Mentari pagi menyapa lembut,
Membias cahaya di dedaunan hijau.
Embun pagi menetes pelan,
Menyegarkan alam yang terlelap."
Gaya bahasa yang dominan digunakan dalam larik puisi tersebut adalah…
A. Hiperbola
B. Personifikasi
C. Metafora
D. Simile
Pembahasan:
Personifikasi adalah gaya bahasa yang memberikan sifat atau kemampuan manusia kepada benda mati atau makhluk hidup yang bukan manusia. Dalam kutipan ini, "Mentari pagi menyapa lembut" memberikan sifat menyapa (tindakan manusia) kepada matahari. "Embun pagi menetes pelan" juga bisa dianggap sebagai gambaran yang memberikan kesan lembut dan disengaja.
Soal 5 (Kaidah Kebahasaan)
Kalimat yang menggunakan ejaan yang tepat adalah…
A. Saya akan pergi ke Jakarta besok pagi.
B. Ayah bekerja di apartemen baru yang ada di kota bandung.
C. Kami berkumpul di rumah nenek pada hari sabtu.
D. Kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945.
Pembahasan:
Pilihan A menggunakan ejaan yang benar. Jakarta adalah nama diri yang harus diawali huruf kapital. Pilihan B salah karena "bandung" seharusnya ditulis dengan huruf kapital "Bandung" karena merupakan nama kota. Pilihan C salah karena "sabtu" seharusnya ditulis dengan huruf kapital "Sabtu" karena merupakan nama hari. Pilihan D sudah benar.
Bagian II: Isian Singkat
Bagian isian singkat menguji kemampuan siswa dalam memberikan jawaban yang spesifik dan ringkas.
Soal 6 (Teks Deskripsi)
Sebutkan dua unsur penting yang membangun sebuah teks deskripsi!
Jawaban: _____
Pembahasan:
Dua unsur penting dalam teks deskripsi adalah objek yang dideskripsikan dan gambaran rinci mengenai objek tersebut (menggunakan panca indra).
Soal 7 (Teks Narasi – Cerpen)
Unsur intrinsik cerpen yang menjelaskan tentang tempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita disebut…
Jawaban: _____
Pembahasan:
Unsur intrinsik cerpen yang menjelaskan tentang tempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita disebut latar.
Soal 8 (Teks Prosedur)
Kata yang sering digunakan di awal kalimat dalam teks prosedur untuk menunjukkan urutan atau instruksi adalah…
Jawaban: _____
Pembahasan:
Kata yang sering digunakan di awal kalimat dalam teks prosedur untuk menunjukkan urutan atau instruksi adalah kata kerja imperatif (kata perintah), contohnya: rebus, masukkan, aduk, siapkan, potong.
Soal 9 (Puisi)
Majas yang membandingkan dua hal yang berbeda secara langsung dengan menggunakan kata "seperti", "bagaikan", atau "laksana" disebut…
Jawaban: _____
Pembahasan:
Majas yang membandingkan dua hal yang berbeda secara langsung dengan menggunakan kata "seperti", "bagaikan", atau "laksana" disebut simile.
Soal 10 (Kaidah Kebahasaan)
Perbaikan ejaan yang tepat untuk kata "apotik" adalah…
Jawaban: _____
Pembahasan:
Perbaikan ejaan yang tepat untuk kata "apotik" adalah apotek.
Bagian III: Uraian Singkat
Bagian uraian singkat membutuhkan kemampuan siswa untuk menjelaskan konsep, menganalisis teks, atau memberikan contoh.
Soal 11 (Teks Deskripsi)
Jelaskan perbedaan antara teks deskripsi subjektif dan teks deskripsi objektif! Berikan satu contoh kalimat untuk masing-masing!
Pembahasan:
- Teks Deskripsi Subjektif: Menggambarkan objek berdasarkan perasaan, pandangan, atau pengalaman pribadi penulis. Ciri khasnya adalah penggunaan kata-kata yang bersifat emosional atau opini.
- Contoh: Rumah nenekku terasa begitu hangat dan penuh kenangan, setiap sudutnya menyimpan cerita masa kecilku yang tak terlupakan.
- Teks Deskripsi Objektif: Menggambarkan objek berdasarkan fakta atau data yang sebenarnya, tanpa dipengaruhi perasaan pribadi penulis. Ciri khasnya adalah penggunaan bahasa yang lugas dan faktual.
- Contoh: Rumah nenek berukuran 10×12 meter dengan dinding berwarna krem dan atap genteng berwarna merah.
Soal 12 (Teks Narasi – Cerpen)
Sebutkan dan jelaskan secara singkat tiga unsur intrinsik cerpen selain alur dan penokohan!
Pembahasan:
Tiga unsur intrinsik cerpen selain alur dan penokohan adalah:
- Latar (Setting): Meliputi latar tempat (di mana peristiwa terjadi), latar waktu (kapan peristiwa terjadi), dan latar suasana (keadaan emosional yang tercipta dalam cerita). Latar berfungsi untuk memberikan gambaran yang lebih hidup dan realistis pada cerita.
- Tema: Gagasan pokok atau pesan utama yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca melalui ceritanya. Tema bisa berupa cinta, persahabatan, perjuangan, kebaikan, atau kritik sosial.
- Amanat: Pesan moral atau nasihat yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca melalui cerita. Amanat biasanya tersirat dan dapat diambil pembaca setelah memahami keseluruhan cerita.
Soal 13 (Teks Prosedur)
Buatlah satu paragraf singkat yang berisi langkah-langkah membuat minuman dingin sederhana (misalnya teh manis dingin)! Gunakan kata kerja imperatif!
Pembahasan:
Berikut adalah contoh paragraf yang berisi langkah-langkah membuat teh manis dingin:
*Pertama, *seduh secangkir teh celup dengan air panas. Diamkan beberapa menit hingga air berubah warna. Angkat kantong teh, lalu tambahkan gula sesuai selera dan aduk hingga larut. Tuang larutan teh ke dalam gelas berisi es batu, lalu sajikan.
Soal 14 (Puisi)
Bacalah puisi berikut, lalu tentukan makna yang tersirat dari puisi tersebut!
"Jejak langkah di pasir waktu,
Terhapus ombak, terukir rindu.
Setiap detik adalah pelajaran,
Setiap senja adalah harapan."
Pembahasan:
Makna yang tersirat dari puisi tersebut adalah tentang berlalunya waktu dan pengalaman hidup. "Jejak langkah di pasir waktu" melambangkan perjalanan hidup yang terus berjalan dan meninggalkan jejak. "Terhapus ombak, terukir rindu" bisa diartikan bahwa meskipun ada kenangan atau pengalaman yang hilang seiring waktu, ada juga hal-hal yang tetap membekas dan membangkitkan kerinduan. "Setiap detik adalah pelajaran" menekankan bahwa setiap momen dalam hidup adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang. Terakhir, "Setiap senja adalah harapan" memberikan pesan optimisme bahwa di akhir setiap hari atau setiap fase kehidupan, selalu ada harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Soal 15 (Kaidah Kebahasaan)
Jelaskan mengapa penting menggunakan kalimat efektif dalam penulisan! Berikan satu contoh kalimat yang belum efektif dan perbaikannya!
Pembahasan:
Pentingnya menggunakan kalimat efektif adalah agar pesan yang disampaikan menjadi jelas, padat, logis, dan mudah dipahami oleh pembaca. Kalimat efektif menghindari pemborosan kata, pengulangan yang tidak perlu, dan susunan yang membingungkan.
- Contoh Kalimat Belum Efektif: Rapat itu dihadiri oleh para guru-guru yang berasal dari sekolah kami.
- Perbaikan Kalimat Efektif: Rapat itu dihadiri oleh guru-guru dari sekolah kami. (Kata "para" dan pengulangan "guru-guru" serta "yang berasal dari" dihilangkan agar lebih ringkas dan jelas).
Bagian IV: Menulis Terbatas (Menghasilkan Teks)
Bagian ini menguji kemampuan siswa dalam menghasilkan karya tulis berdasarkan instruksi yang diberikan.
Soal 16 (Teks Deskripsi)
Buatlah sebuah paragraf deskripsi tentang tempat favoritmu di rumah. Jelaskan ciri-ciri fisik tempat tersebut dan suasana yang kamu rasakan ketika berada di sana. (Maksimal 100 kata)
Soal 17 (Teks Narasi)
Tuliskan sebuah cerita pendek (cerpen) singkat (maksimal 150 kata) dengan tema persahabatan. Ceritakan sebuah kejadian yang menunjukkan pentingnya persahabatan.
Tips Menghadapi UAS Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2:
- Pahami Silabus: Pastikan Anda mengetahui topik-topik apa saja yang akan diujikan.
- Baca Ulang Materi: Perbanyak membaca buku paket, catatan, dan sumber belajar lainnya yang berkaitan dengan materi semester 2.
- Latihan Soal: Kerjakan berbagai macam soal latihan, termasuk contoh-contoh soal di atas, untuk membiasakan diri dengan tipe soal dan cara menjawabnya.
- Perhatikan Kaidah Kebahasaan: Ingat kembali aturan ejaan, tanda baca, dan penggunaan kalimat efektif.
- Tingkatkan Keterampilan Membaca: Bacalah berbagai jenis teks dengan cermat untuk melatih pemahaman.
- Latihan Menulis: Asah kemampuan menulis Anda dengan membuat paragraf deskripsi, narasi singkat, atau prosedur.
- Manajemen Waktu: Saat mengerjakan UAS, alokasikan waktu dengan baik untuk setiap bagian soal.
- Baca Soal dengan Teliti: Jangan terburu-buru dalam membaca soal. Pahami instruksi dan pertanyaan dengan baik sebelum menjawab.
Penutup
UAS Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Kurikulum 2013 memang menantang, namun dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang mendalam terhadap materi, Anda pasti bisa menghadapinya dengan percaya diri. Kumpulan contoh soal ini diharapkan dapat menjadi panduan berharga bagi Anda dalam proses belajar. Ingatlah, belajar Bahasa Indonesia bukan hanya tentang menghafal, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa berkomunikasi, berekspresi, dan memahami dunia di sekitar kita melalui bahasa. Selamat belajar dan semoga sukses dalam UAS!
Artikel ini dirancang untuk memberikan gambaran komprehensif tentang kemungkinan soal-soal UAS Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Kurikulum 2013. Jumlah kata sudah mendekati 1.200 kata, mencakup berbagai jenis soal dan penjelasan yang relevan. Anda dapat menambahkan atau memodifikasi contoh soal serta penjelasannya sesuai dengan kurikulum spesifik yang berlaku di sekolah Anda.
