Ujian Akhir Semester (UAS) adalah momen penting bagi setiap siswa untuk mengevaluasi sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari selama satu semester. Bagi siswa kelas 7, semester 2 seringkali menyajikan materi yang semakin menantang namun juga semakin menarik. Bahasa Indonesia, sebagai mata pelajaran yang fundamental, membutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap berbagai aspek, mulai dari membaca, menulis, menyimak, hingga berbicara.
Artikel ini bertujuan untuk membantu Anda, para siswa kelas 7, dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Bahasa Indonesia semester 2. Kami akan menyajikan berbagai contoh soal yang mencakup berbagai jenis kompetensi yang diajarkan, lengkap dengan penjelasan singkat untuk membantu Anda memahami pola dan kunci jawabannya. Dengan latihan soal yang terstruktur dan pemahaman yang baik, Anda akan lebih percaya diri saat menghadapi ujian sesungguhnya.
Memahami Ruang Lingkup Materi UAS Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2

Sebelum kita masuk ke contoh soal, penting untuk mereview kembali materi-materi utama yang biasanya tercakup dalam kurikulum Bahasa Indonesia kelas 7 semester 2. Meskipun kurikulum dapat sedikit bervariasi antar sekolah, beberapa topik umum yang sering diujikan meliputi:
- Teks Deskripsi: Memahami ciri-ciri teks deskripsi, mengidentifikasi objek yang dideskripsikan, dan mampu menulis teks deskripsi.
- Teks Narasi: Mengenali unsur-unsur intrinsik cerita (tokoh, latar, alur, tema, amanat), mengidentifikasi jenis-jenis narasi (fabel, legenda, cerita rakyat), dan mampu menulis teks narasi sederhana.
- Teks Prosedur: Memahami struktur teks prosedur (tujuan, bahan/alat, langkah-langkah), mengidentifikasi jenis-jenis teks prosedur, dan mampu menulis teks prosedur.
- Puisi Rakyat (Pantun, Syair, Gurindam): Mengenal ciri-ciri, struktur, dan makna dari pantun, syair, dan gurindam, serta mampu membuat karya sastra sederhana.
- Kaidah Kebahasaan: Pemahaman tentang penggunaan tanda baca, ejaan, imbuhan, kata baku, dan kalimat efektif.
- Menyimak: Kemampuan memahami informasi lisan, menangkap gagasan pokok, dan meringkas isi pembicaraan.
- Berbicara: Kemampuan menyampaikan pendapat, presentasi sederhana, dan melakukan dialog.
Mari kita mulai dengan contoh-contoh soal yang akan menguji pemahaman Anda terhadap materi-materi tersebut.
Contoh Soal dan Pembahasan
Bagian I: Pilihan Ganda
Soal 1 (Teks Deskripsi)
Bacalah teks berikut dengan saksama!
"Pantai Kuta, Bali, terkenal dengan pasir putihnya yang halus dan membentang luas. Deburan ombak yang tiada henti menciptakan melodi alam yang menenangkan. Di sepanjang garis pantai, tumbuh rimbun pohon kelapa yang daunnya bergoyang tertiup angin sepoi-sepoi. Matahari terbenam di ufuk barat menciptakan siluet yang memukau, di mana para pengunjung seringkali berkumpul untuk menyaksikan keindahan senja."
Objek utama yang dideskripsikan dalam teks tersebut adalah…
a. Pohon kelapa
b. Matahari terbenam
c. Pantai Kuta, Bali
d. Pengunjung pantai
Pembahasan:
Teks ini secara keseluruhan memberikan gambaran tentang sebuah tempat. Kata "Pantai Kuta, Bali" disebutkan di awal kalimat dan menjadi fokus utama dari deskripsi yang diberikan, seperti pasirnya, ombaknya, pohon kelapanya, dan pemandangan matahari terbenamnya. Pilihan a, b, dan d merupakan bagian dari deskripsi pantai, namun bukan objek utamanya.
Jawaban: c
Soal 2 (Teks Narasi)
Perhatikan kutipan cerita berikut!
"Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah seekor kancil yang cerdik. Suatu hari, ia melihat segerombolan buaya sedang berjemur di tepi sungai. Kancil merasa sangat lapar dan ingin menyeberangi sungai untuk mencari makanan di seberang. Ia pun punya ide cemerlang."
Tokoh utama dalam kutipan cerita tersebut adalah…
a. Gerombolan buaya
b. Hutan yang lebat
c. Kancil yang cerdik
d. Sungai
Pembahasan:
Dalam sebuah cerita narasi, tokoh utama adalah karakter yang paling sering muncul dan menjadi pusat perhatian cerita. Dalam kutipan ini, kancil adalah karakter yang bertindak dan memiliki ide, menjadikannya tokoh utama. Buaya adalah tokoh pendukung, sementara hutan dan sungai adalah latar.
Jawaban: c
Soal 3 (Teks Prosedur)
Urutan langkah-langkah membuat secangkir kopi instan yang benar adalah…
a. Tuang air panas ke dalam gelas, masukkan kopi instan, aduk rata.
b. Masukkan kopi instan ke dalam gelas, tuang air panas, tambahkan gula jika suka, aduk rata.
c. Siapkan gelas dan sendok, masukkan kopi instan dan gula, tuang air panas, aduk rata.
d. Siapkan gelas, masukkan kopi instan, tambahkan gula, tuang air panas, aduk rata.
Pembahasan:
Teks prosedur menjelaskan langkah-langkah secara runtut. Pilihan c dan d lebih lengkap karena menyebutkan persiapan alat dan bahan di awal. Namun, urutan yang paling logis adalah menyiapkan semua bahan terlebih dahulu baru kemudian melakukan proses penyeduhan. Urutan yang paling tepat adalah menyiapkan gelas, memasukkan kopi instan dan gula, lalu menuangkan air panas, dan terakhir mengaduk.
Jawaban: d
Soal 4 (Puisi Rakyat – Pantun)
Pagi hari ayam berkokok,
Burung berkicau riang gembira.
Jika ingin menjadi sukses,
Bekerjalah dengan tekun dan gembira.
Bait pantun di atas memiliki makna…
a. Pentingnya menjaga lingkungan alam.
b. Keindahan alam di pagi hari.
c. Nasihat untuk bekerja keras agar meraih kesuksesan.
d. Ajakan untuk bernyanyi bersama.
Pembahasan:
Pantun terdiri dari sampiran (dua baris pertama) dan isi (dua baris terakhir). Sampiran memberikan gambaran suasana, sedangkan isi menyampaikan pesan atau makna. Baris ketiga dan keempat dalam pantun ini secara jelas menyampaikan nasihat tentang pentingnya ketekunan dalam bekerja untuk mencapai kesuksesan.
Jawaban: c
Soal 5 (Kaidah Kebahasaan)
Kata yang baku di bawah ini adalah…
a. Nasihat
b. Apotek
c. Aktifitas
d. Anggaran belanja
Pembahasan:
Kata "nasihat" merupakan bentuk baku dari "nasehat". Kata "apotek" adalah baku, sedangkan "apotik" tidak baku. Kata "aktifitas" tidak baku, bentuk bakunya adalah "aktivitas". Kata "anggaran belanja" sudah baku. Namun, jika dibandingkan dengan pilihan lain, "nasihat" adalah salah satu kata yang sering salah ditulis dan memiliki bentuk baku yang jelas.
Jawaban: a
Bagian II: Isian Singkat
Soal 6 (Teks Deskripsi)
Sebutkan dua unsur kebahasaan yang sering ditemukan dalam teks deskripsi!
Pembahasan:
Teks deskripsi sering menggunakan kata-kata yang merinci (kata sifat), dan menggunakan kalimat yang seolah-olah mengajak pembaca untuk merasakan, melihat, mendengar, atau mencium objek yang dideskripsikan (menggunakan panca indra).
Jawaban: Penggunaan kata sifat (adjektiva) dan penggunaan kalimat yang melibatkan panca indra.
Soal 7 (Teks Narasi)
Sebutkan tiga unsur intrinsik dalam sebuah cerita!
Pembahasan:
Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun cerita dari dalam. Unsur-unsur ini meliputi tokoh, latar, alur, tema, dan amanat.
Jawaban: Tokoh, latar, dan alur (atau tema, amanat).
Soal 8 (Teks Prosedur)
Salah satu ciri teks prosedur adalah memiliki struktur yang jelas. Sebutkan dua bagian utama dari struktur teks prosedur!
Pembahasan:
Teks prosedur umumnya terdiri dari tujuan (apa yang ingin dicapai) dan langkah-langkah (cara mencapai tujuan tersebut). Kadang juga ditambahkan bahan/alat.
Jawaban: Tujuan dan langkah-langkah.
Soal 9 (Puisi Rakyat – Gurindam)
Gurindam adalah salah satu bentuk puisi rakyat yang terdiri dari dua baris. Baris pertama berisi soal, masalah, atau perjanjian, dan baris kedua berisi jawaban atau akibat dari masalah pada baris pertama.
Ciptakan sebuah gurindam tentang pentingnya menjaga kesehatan!
Pembahasan:
Membuat gurindam membutuhkan pemahaman tentang strukturnya. Kita perlu memikirkan suatu masalah atau sebab pada baris pertama, lalu akibat atau solusinya pada baris kedua.
Contoh Jawaban:
Jika ingin hidupmu sehat,
Jauhi semua yang membuatmu penat.
Soal 10 (Kaidah Kebahasaan)
Perhatikan kalimat ini: "Mereka akan berangkat kepasar besok pagi."
Perbaiki penggunaan huruf kapital dan tanda bacanya agar menjadi kalimat yang benar!
Pembahasan:
Nama hari seperti "besok" jika di awal kalimat atau menjadi fokus penekanan biasanya diawali huruf kapital. Kata "pasar" jika merujuk pada tempat umum, tidak perlu diawali huruf kapital. Kalimat berita diakhiri tanda titik.
Jawaban: Mereka akan berangkat ke pasar besok pagi.
Bagian III: Uraian Singkat
Soal 11 (Teks Deskripsi)
Buatlah sebuah paragraf deskripsi singkat tentang pengalamanmu saat mengunjungi sebuah taman bunga. Gunakan minimal tiga kata sifat yang berbeda.
Pembahasan:
Dalam menulis paragraf deskripsi, fokuslah pada gambaran objek yang kamu lihat, rasakan, atau alami. Gunakan kata-kata yang hidup dan detail. Perhatikan penggunaan kata sifat untuk memperkaya deskripsi.
Contoh Jawaban:
Ketika aku melangkahkan kaki ke Taman Bunga Nusantara, mataku langsung disambut oleh hamparan warna-warni yang memukau. Mawar-mawar merah merekah dengan kelopak yang lembut, sementara bunga tulip berwarna ungu memamerkan keindahannya yang megah. Udara di sana terasa segar bercampur aroma bunga yang manis, membuatku ingin berlama-lama menikmati keajaiban alam ini.
Soal 12 (Teks Narasi)
Jelaskan perbedaan antara alur maju dan alur mundur dalam sebuah cerita! Berikan contoh singkat untuk masing-masing!
Pembahasan:
Alur cerita adalah urutan peristiwa dalam sebuah narasi. Perbedaan utama terletak pada kronologis penyampaian cerita.
Jawaban:
- Alur Maju: Peristiwa diceritakan secara kronologis dari awal hingga akhir, sesuai urutan waktu.
- Contoh: "Budi bangun pagi, sarapan, lalu berangkat sekolah. Di sekolah, ia mengikuti pelajaran dengan tekun. Sepulang sekolah, ia bermain bersama teman-temannya."
- Alur Mundur: Peristiwa diceritakan tidak sesuai urutan waktu, seringkali diawali dari akhir cerita lalu kembali ke masa lalu.
- Contoh: "Budi terduduk lemas di tepi lapangan. Ia teringat kembali percakapannya dengan sang guru tadi pagi, tentang pentingnya kejujuran dalam meraih impian."
Soal 13 (Teks Prosedur)
Kamu ingin mengajarkan adikmu cara membuat layangan sederhana. Tuliskan langkah-langkahnya dalam bentuk teks prosedur!
Pembahasan:
Buatlah langkah-langkah yang jelas, singkat, dan mudah diikuti oleh adikmu. Mulailah dengan menyebutkan bahan dan alat yang dibutuhkan.
Jawaban:
Cara Membuat Layangan Sederhana
Tujuan:
Membuat layangan sederhana yang bisa dimainkan untuk mengisi waktu luang.
Bahan dan Alat:
- Kertas minyak atau plastik ringan
- Bambu tipis (lidi atau ranting kecil)
- Benang
- Gunting
- Lem atau selotip
Langkah-langkah:
- Siapkan dua bilah bambu tipis. Satu bilah lebih panjang dari yang lain.
- Silangkan kedua bilah bambu tersebut membentuk tanda tambah (+). Pastikan bilah yang lebih panjang berada di tengah, tegak lurus dengan bilah yang lebih pendek.
- Ikat kedua bilah bambu di bagian persilangannya dengan benang agar kuat.
- Bentangkan kertas minyak atau plastik di atas kerangka bambu yang sudah terikat.
- Potong kertas atau plastik mengikuti bentuk kerangka bambu, sisakan sedikit untuk dilipat.
- Lipat sisa kertas atau plastik ke bagian belakang kerangka bambu, lalu rekatkan dengan lem atau selotip agar kertas menempel erat pada bambu.
- Buat lubang kecil di kedua ujung bilah bambu yang lebih pendek.
- Ikat benang layangan pada lubang-lubang tersebut, buatlah agar benang membentuk pola seperti huruf "V" terbalik. Ini disebut tali aerodinamis.
- Ikat tali utama layangan pada tali aerodinamis di bagian tengah.
- Layangan siap diterbangkan!
Soal 14 (Puisi Rakyat – Syair)
Bacalah syair berikut dan jelaskan makna yang terkandung di dalamnya!
"Dengarlah wahai anak muda,
Agar hidupmu berbahagia.
Jauhilah segala angkara,
Agar selamat dunia akhirat."
Pembahasan:
Syair adalah puisi yang terdiri dari empat baris dalam satu baitnya, dan setiap baris memiliki makna yang saling berkaitan. Tujuannya adalah untuk menyampaikan nasihat, cerita, atau ajaran.
Jawaban:
Syair tersebut berisi nasihat kepada kaum muda agar senantiasa menjauhi sifat-sifat buruk seperti kemarahan, keserakahan, atau kebencian (segala angkara). Dengan menjauhi sifat-sifat tersebut, mereka diharapkan akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan juga selamat di akhirat.
Soal 15 (Kaidah Kebahasaan)
Buatlah kalimat efektif menggunakan kata "efektif" dan "efisien"! Jelaskan mengapa kalimatmu tergolong efektif!
Pembahasan:
Kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan pesan pembicara atau penulis dengan tepat dan jelas kepada lawan bicara atau pembaca. Kalimat efisien adalah kalimat yang ringkas namun tetap padat makna.
Contoh Jawaban:
"Program pelatihan baru ini dirancang agar efektif dalam meningkatkan keterampilan kerja karyawan, sekaligus efisien dalam penggunaan waktu dan sumber daya."
Penjelasan Efektivitas Kalimat:
Kalimat tersebut tergolong efektif karena:
- Jelas dan Lugas: Pesan yang ingin disampaikan tentang tujuan program pelatihan (meningkatkan keterampilan dan menghemat sumber daya) tersampaikan dengan jelas.
- Tepat Sasaran: Penggunaan kata "efektif" dan "efisien" sesuai dengan konteksnya. "Efektif" untuk hasil yang diinginkan (peningkatan keterampilan), dan "efisien" untuk cara pencapaiannya (penggunaan waktu dan sumber daya).
- Tidak Bertele-tele: Kalimat ini ringkas dan langsung pada intinya, tidak ada kata-kata yang mubazir.
Tips Tambahan untuk Menghadapi UAS
- Pahami Konsep, Bukan Menghafal: Cobalah untuk memahami inti dari setiap materi, bukan sekadar menghafal. Ini akan membantu Anda menjawab soal-soal yang bervariasi.
- Baca Soal dengan Teliti: Jangan terburu-buru saat membaca soal. Pahami apa yang diminta oleh setiap soal sebelum menjawab.
- Perhatikan Kata Kunci: Identifikasi kata kunci dalam soal, terutama pada soal uraian, untuk memastikan jawaban Anda relevan.
- Latihan Soal Secara Berkala: Kerjakan berbagai macam latihan soal, termasuk soal-soal dari tahun sebelumnya jika ada.
- Manfaatkan Sumber Belajar: Baca kembali buku pelajaran, catatan, atau materi lain yang diberikan oleh guru.
- Istirahat yang Cukup: Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup sebelum hari ujian agar pikiran Anda segar.
Semoga artikel ini memberikan gambaran yang jelas tentang jenis-jenis soal yang mungkin muncul dalam UAS Bahasa Indonesia kelas 7 semester 2. Dengan persiapan yang matang dan strategi belajar yang tepat, kami yakin Anda dapat menaklukkan ujian ini dengan gemilang. Selamat belajar dan semoga sukses!
